Media Tanam Terbaik Untuk Buah Naga

media tanam buah nagaBeberapa tahun belakangan, saya terus mencari dan melakukan beberapa kali percobaan untuk menemukan komposisi media tanam terbaik untuk budidaya tanaman buah naga, karena media tanam merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan produksi buah naga.

Kali ini saya akan bercerita tentang media tanam terbaik (setidaknya bagi daerah saya-Blora) yang saya temukan secara tidak sengaja. Tetapi perlu diketahui bahwa keberhasilan budidaya bukan hanya ditentukan oleh media tanam, tetapi juga masih banyak faktor yang mempengaruhi baik ketinggian permukaan tanah, iklim dan suhu, intensitas sinar matahari, dan masih banyak lagi.

Pada tahun-tahun pertama dulu saya mencoba menggunakan media tanam dengan komposisi sesuai dengan informasi yang saya dapatkan dari berbagai macam sumber, ada yang menggunakan media utama pasir (karena memang buah naga termasuk tanaman kaktus), juga dengan media utama tanah dengan berbagai campuran lain diantaranya pupuk kandang, kompos, kapur dolomit, bubuk batu bata, sekam dan lain-lain dengan berbagai macam perbandingan komposisi masing-masing bahan tersebut.

Memang dengan media tanam apa saja buah naga juga tetap dapat tumbuh, tetapi dalam budidaya untuk produksi tentu saja perlu dilakukan berbagai cara untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksinya. Dan seorang pelaku budidaya tidak boleh cepat puas dan berhenti mencari pola budidaya yang baru yang bisa meningkatkan hasil produksi dari pola sebelumnya.

Saya menemukan media tanam paling baik secara tidak sengaja ceritanya begini, suatu waktu di tanah halaman orang tua saya ada bangunan dibelakang rumah yang diruntuhkan dan hasil reruntuhan bangunan tersebut dibiarkan dan cuma diratakan saja dengan tujuan agar pekarangan belakang rumah tanahnya tidak becek saat musim hujan. Kemudian iseng-iseng saya menanam bibit buah naga dengan menggunakan tong yang dipotong-potong dan diisi reruntuhan bangunan tersebut tanpa menggunakan tanah sama sekali. Karena saya berpikir dipasir saja bisa hidup, di tanam di reruntuhan bangunan pasti juga hidup. Lalu saya tambahkan pupuk kandang seperlunya karena memang tujuan saya cuma iseng menanam di rumah milik orang tua saja.

Berjalannya waktu, tak disangka tanaman buah naga tersebut tumbuh jauh lebih cepat dan terlihat lebih segar daripada tanaman yang saya tanam di kebun dengan media tanam tanah+batubata+pasir+kapur dolomit ditambah perawatan setiap harinya, sedangkan tanaman yang saya tanam di media tanam reruntuhan bangunan tersebut tidak saya rawat dengan sungguh-sungguh. Dan sekarang saya mulai beralih menggunakan media tanam dari reruntuhan bangunan tersebut. Jadi intinya media tanam lebih baik jika menggunakan bahan yang tidak lama menyimpan air, dan perakaran buah naga butuh udara untuk tumbuh lebih baik. Reruntuhan bangunan tersebut terdiri dari semen, pasir, kapur, batu bata dan semua bahan tersebut tidak lama menyimpan air. Tanaman buah naga sangat membutuhkan air terutama pada masa berbuah, tetapi air tidak boleh menggenang dalam media yang membuat media basah terus menerus dan malah mengganggu pernafasan akar.

Perlu diingat, media tanam tersebut juga tetap memerlukan pemupukan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara yang dibutuhkan tanaman baik pada masa vegetatif maupun generatif. Semoga bermanfaat.

9 komentar:

  1. What? BAru tau kalo buah NAGA bisa tumbuh di media tanam mana aja. Kirain butuh media tanam yang spesifik... Okay, thanks ya infonya. Boleh dicoba ni... http://ekos06.student.ipb.ac.id

    BalasHapus
  2. makasih bang buat artikelnya

    saya jadi pengen bikin dihalaman rumah saya

    thank's yach bang wat tipsnya


    ^_^

    BalasHapus
  3. @KuroSky : iya sama2, semoga bisa membantu dan sukses bertanam buah naga.

    BalasHapus
  4. Terima kasih pak DeKa atas informasinya , saat ini saya lagi nyoba nanam pohon buah naga diatas atap.
    Demikian juga mengenai media tanamnya saya akan coba seperti yg pak DeKa anjurkan.
    Mudah2an berhasil.
    Sekali lagi terima kasih

    BalasHapus
  5. @naked green: iya sama2, semoga bermanfaat dan sukses bertanam buah naga. thank's

    BalasHapus
  6. koq foto nya agak aneh gt mas ya ?! kayak hasil editan...

    BalasHapus
  7. @Anonim : Yup, betul... itu gambar editan untuk ilustrasi bahan saja. kalau dijadikan media tanam harus di hancurkan dulu, dicampur dengan pupuk kandang, kompos dll, tidak berbentuk bongkahan seperti di atas. Thank's

    BalasHapus
  8. wah terima kasih banget mas atas infonya, saya juga lagi coba nanam buah naga di pot nih..

    BalasHapus
  9. wow tak disangka bos............

    BalasHapus