Cara Membuat Bibit Buah Naga

bibit buah nagaKali ini saya akan menulis tentang langkah-langkah pengadaan bibit buah naga untuk menjawab beberapa pertanyaan yang datang yang rata-rata masih bingung dengan cara membuat bibit buah naga. Pengadaan bibit buah naga sebenarnya sudah banyak saya tulis sebelumnya tapi mungkin kurang mudah dipahami karena tidak banyak memakai gambar dan kali ini saya akan menjelaskan step by step bagaimana membuat bibit buah naga dilengkapi dengan gambar.

Berikut ini langkah-langkahnya :
1. Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya pemotongan cabang untuk dibuat bibit, yang akan menghasilkan sulur / cabang yang siap dipotong-potong seperti gambar dibawah ini :

pemangkasan buah naga













2. Langkah berikutnya adalah memotong cabang untuk dibuat bibit, untuk ukuran terserah anda saja. Anda bisa memotong sepanjang 25 cm, 50 cm, 75 cm atau 1 meter. Bahkan untuk bibit buah naga oranye yang masih langka belum banyak stok saya memotong hanya sepanjang 10-15 cm untuk bibit seperti gambar paling atas. Bagi anda yang belum berpengalaman, tandai potongan bawah dengan potongan miring/runcing untuk membedakan agar tidak terbalik waktu menanam seperti pada gambar dibawah ini :

bibit buah naga











3. Setelah itu bibit di angin-anginkan supaya luka bekas potongan mengering, anda bisa memberikan fungisida untuk mencegah jamur dengan cara dioleskan atau direndam. Setelah luka potongan mengering, bibit-bibit tersebut langsung ditanama dimedia tanam yang sudah disiapkan. Anda bisa menggunakan pot kecil, polybag atau di petak tanam langsung ditanah seperti gambar dibawah ini :

bibit buah naga kuning











4. Bagi anda yang ingin lebih cepat tanaman buah naga anda berbuah, anda bisa mempersingkat waktu seperti yang sudah saya jelaskan disini. Anda bisa langsung menanam cabang panjang tanpa dipotong-potong dulu seperti gambar dibawah ini :

bibit buah naga merah












Perawatan bibit buah naga juga tidak terlalu sulit, anda hanya perlu memperhatikan bibit buah naga tidak kekurangan air atau kelebihan air, tidak kekurangan sinar matahari, dan berikan pupuk kandang dari kotoran ayam dalam tahap pembesaran bibit.

Semoga Bermanfaat.

4 komentar:

  1. your site very beautiful,i'd like that. thanks

    BalasHapus
  2. thanks for this information.

    visit me ok...
    fmipa unand

    BalasHapus
  3. Pak, saya mau tanya donk.
    Saya punya bibit buah naga dengan cara stek dengan umur +- 1 bulan. dari 40 kantong cuma 1 yang tumbuh tunas,
    Tunas itupun tumbuh saat bibit di angin-anginkan (belum d semai ke polybag, kelamaan diangin-anginkan sekitar 2 minggu).
    20 bibit pertama yang saya tanam belum bertunas dan cenderung berwarna kekuningan, dibagian yang dipotongnya terlihat seperti ada jamur kehitaman, sebelum penyemaian saya rendam bibit yg sudah dianginkan ke dalam larutan trichoderma 4g/L sekitar 15-30 menit.
    Media yang saya gunakan, tanah+kotoran sapi(yg sudah hampir jadi tanah)+sekam.
    20 bibit berikutnya saya tanam 2 minggu kemudian (ini sepaket dgn yg ada tunasnya 1 biji itu), beberapa hari kemudian juga muncul bercak hitam seperti jamur pada bagian yang di potong itu.
    Pertanyaannya,
    1. mengapa bibit saya lama bertunas ya Pak?
    2. apakah trichoderma yg membuat bibit saya berjamur?
    3. saya baca kalau kekuningan berarti kurang nitrogen, apakah nitrogen dibutuhkan pada saat bibit ditanam sedangkan bibit belum punya akar (-+ 1 bulan sepertinya belum ada akar).

    Mohon informasinya.
    Salam
    Yose

    BalasHapus