Model Penanaman Buah Naga di Pekarangan

Bagi anda yang ingin menanam hanya sebatas hobby atau ingin membudidayakan tanaman buah naga tetapi tidak mempunyai lahan yang luas, anda bisa memanfaatkan lahan pekarangan atau halaman rumah anda. Tetapi anda sebaiknya menggunakan model penanaman yang tepat untuk menyiasati lahan yang sempit, tetapi tetap bisa memaksimalkan jumlah populasinya.

Sebenarnya bisa menggunakan model penanaman yang sudah saya tulis sebelumnya yaitu :
1. Bertanam di atas bangunan (DAK) klik disini.
2. Bertanam dengan Pot Gantung klik disini.
3. Bertanam dengan Pot tanpa tiang panjatan klik disini.
Untuk cara membuat tabulampot bisa di baca disini.

Berikut ini aneka model penanaman yang lain yang bisa dijadikan alternatif, dan tips-tips supaya lebih maksimal hasilnya.

1. Model Tabulampot (Tanaman Buah Dalam Pot)
Model ini paling cocok digunakan karena akan terlihat rapi, bersih dan teratur dan bisa berfungsi sebahai hiasan seperti layaknya tanaman hias umumnya, karena buahnya yang berwarna merah menyala juga akan menyegarkan pandangan mata siapa saja yang melihatnya. Jika anda menggunakan pot untuk menanam buah naga di pekarangan, sebaiknya anda menggunakan pot yang tahan lama (tanah liat, semen, atau plastik yang tahan banting) karena usia tanaman buah naga bisa mencapai puluhan tahun. Tiang panjatan yang digunakan sebaiknya lebih pendek daripada model panjatan di kebun, seperti gambar dibawah ini saya menggunakan tiang panjantan dengan tinggi 75cm dan 50cm.

tabulampot buah nagatabulampot buah naga


2. Model Dua Ban Tiang Pendek
Model ini hampir sama dengan model penanaman di kebun, perbedaannya hanya pada tiang panjatan yang lebih pendek, pada contoh gambar saya menngunakan tiang panjatan setinggi 1 meter saja. Untuk fungsi ban bagian bawah bisa dibaca disini.

buah nagabuah naga


3. Model Campuran (Tiang Panjatan Tunggal dan Jemuran)
Jarak tanam ideal untuk penanaman Buah Naga adalah 2 x 2,5 meter (0,5 meter digunakan untuk jalan lewat). Tapi karena kondisinya adalah lahan sempit, anda bisa mengurangi jarak tanamnya atau pada sela-sela antara tiang satu dengan tiang yang lain anda memberikan sandaran melintang seperti jemuran seperti gambar di bawah ini, anda bisa menggunakan kawat besar/kuat, kayu, bambu atau besi bahkan bisa menggunakan pipa PVC. Dengan model ini anda bisa memaksimalkan ruang kosong dan jumlah populasi lebih banyak.

tiang panjatan buah naga

4. Model Bertingkat
Seperti gambar dibawah ini anda bisa menggunakan dua penopang sulur buah naga atas bawah, jumlah tanaman bisa lebih dari 8-10 batang. Sebaiknya sulur yang menggelantung dibagian atas lebih sedikit dari jumlah sulur yang bawah, supaya sulur bagian bawah tetap mendapatkan sinar matahari yang cukup. Saya tidak berani menyarankan model ini bagi anda yang kurang berpengalaman dalam bidang tanaman, sebaiknya anda menggunakan model penanaman lainnya saja.

buah naga bertingkat
Semoga bermanfaat. Salam.

0 comments: