Alternatif Model Penanaman Buah Naga

Di Indonesia, model penanaman buah naga yang banyak di pakai para pekebun adalah model tiang tunggal dan model berkelompok (jemuran). Saya juga pernah menulis model penanaman lain diantaranya model pot gantung, model dua tingkat, dan model khusus untuk DAK atau atap bangunan.

Di bawah ini adalah model penanaman lainnya yang bisa dijadikan alternatif disesuaikan dengan kondisi lahan anda. Model-model penanaman buah naga ini di gunakan para pekebun di Amerika diantaranya California, San Diego dan para pekebun di Mexico. Foto-foto ini bukan milik saya, tetapi saya dapatkan dibeberapa forum dan website luar negeri yang membahas tentang buah naga.

1. Model Tanpa Tiang (Panjatan Hidup Pendek)
Model penanaman ini hanya menggunakan tanaman lain sebagai penopang tapi sangat pendek sehingga cabang/sulur produksinya menempel pada tanah. Menurut saya kurang cocok diterapkan di Indonesia, dikarenakan curah hujan belakangan ini cukup tinggi dan tidak menentu, mungkin saja model ini bisa digunakan di lahan pasir yang kering dan aman dari jamur.

buah naga tanpa tiang

2. Tiang Model "T"
Model ini mirip dengan model jemuran, bedanya penanamannya tetap dengan sistem panjatan tunggal. hanya saja antara tiang satu dengan yang lainnya dihubungkan dengan kawat untuk memperkuat supaya tiang tetap berdiri untuk menopang tanaman buah naga atau terkena hembusan angin kencang.

tiang buah naga model T

3. Model Tangga
Model penanaman ini menurut saya sangat cocok untuk digunakan pada lahan sempit atau pekarangan rumah, terlihat lebih rapi dan jumlah tanaman yang dirambatkan bisa lebih banyak.



4. Tiang Tunggal Kawat (Tanpa Lingkaran/Ban)
Model ini pada dasarnya sama dengan tiang panjatan tunggal yang banyak di gunakan di Indonesia. Perbedaannya adalah tiang panjatan menggunakan balok kayu dan menggunakan kawat berbentuk kotak-kotak sebagai penyangga sulur/cabangnya.

tiang panjatan buah naga

panjatan buah naga

*Foto-foto diatas saya dapatkan dari http://sfp.ucdavis.edu

Semoga Bermanfaat.

0 comments: