Seri Budidaya Buah Naga di Kebun (2)

Setelah tiang panjatan terpasang semua, langkah berikutnya adalah penanaman bibit. Cara pembuatan bibit buah naga sebelumnya sudah saya jelaskan yang bisa dibaca di sini. Anda bisa menanam bibit yang sudah berakar maupun tidak berakar (potongan stek cabang) langsung di kebun. Kalau saya sendiri, sebelum ditanam dikebun saya mengkondisikan bibit stress air, caranya saya biarkan tanpa media maupun pupuk dan saya biarkan ditempat yang teduh selama 3-7 hari. Yang terjadi adalah bibit menjadi setengah layu baru selanjutnya ditanam di kebun dan dilakukan penyiraman dan diberikan pupuk yang memadai.

Untuk ukuran bibit yang ditanam dikebun terserah anda, dibawah ini adalah contoh penanaman bibit 30-40cm dan bibit 1 meter. Terserah anda, yang penting ukurannya sama sehingga nanti terlihat rapi dan besarnya sama ketika bibit sudah tumbuh besar dan siap panen.

buah nagabuah naga


Yang perlu diperhatikan adalah bibit jangan ditanam terlalu dalam, cukup 10-20cm saja dalam media. Atau anda letakkan saja, nantinya anda timbun dengan pupuk kandang supaya pertumbuhan akar bagus dan optimal.

Bibit yang ditanam dan menempel pada tiang, selanjutnya diikat dengan tali supaya tidak rubuh dan tetap menempel pada tiang panjatan. Ikatannya longgar saja membentuk angka 8 karena nantinya bibit juga tumbuh membesar dan akan tumbuh akar udara yang menempel pada tiang panjatan.

buah naga

Setelah bibit ditanam, lakukan penyiraman secukupnya. Biarkan bibit adaptasi dengan lingkungan dan media yang baru. Setelah itu baru dilakukan pemupukan baik melalui media tanam atau pemupukan dengan cara penyemprotan.

buah naga

Setelah bibit ditanam dan penopang (ban) terpasang semua, langkah selanjutnya adalah penyiangan (menghilangkan tanaman pengganggu/gulma), pengaturan cabang (tunas yang tumbuh di batang utama (bawah ban) dipotong, supaya cabang produksi bagian atas (sulur yang ditopang ban) lebih cepat tumbuh. Kebersihan kebun juga harus dijaga dari sampah atau potongan-potongan cabang yang tidak terpakai sisa pemangkasan.

Saluran air pembuangan juga harus selalu diperhatikan, supaya jika turun hujan atau dilakukan penyiraman, air bisa langsung terbuang dan tidak menggenang. Jika air menggenang terlalu lama, maka banyak gangguan yang muncul diantaranya akar tidak tumbuh dengan baik, penyakit busuk batang, atau serangan jamur pada tanaman buah naga anda.

Catatan:
1. Ukuran dan bahan tiang panjatan terserah anda, yang penting kuat menopang sulur/cabang produksi buah naga. Karena umur tanaman buah naga ini mencapai puluhan tahun.

2. Model penyangga tidak harus menggunakan ban, banyak model yang digunakan pekebun misalnya dari beton cor, kayu, dan besi. Saya memakai ban bekas karena harganya murah dan tahan lama meskipun terkena panas dan hujan.

3. Komposisi media tanam dan pupuk juga terserah anda, anda bisa melakukan berbagai percobaan komposisi media tanam yang cocok untuk lahan anda. Yang penting media tidak lama menyimpan air. Lebih baik kalau menggunakan pasir lebih banyak.

4. Pemberian pupuk kandang harus benar-benar matang. Anda bisa menggunakan pupuk kandang dari kotoran sapi, ayam, kambing dan lain-lain. Ada juga pekebun yang menggunakan pupuk kandang dari kotoran kuda dan hasilnya juga bagus.

0 comments: