5 Kesalahan Dalam Memulai Toko Online


Sekarang ini, dengan semakin mudahnya masyarakat mengakses internet dan maraknya situs pertemanan jejaring sosial yang meningkat pesat jumlah penggunanya dari anak-anak, remaja, ibu-ibu, karyawan pengusaha sampai presiden, tentu saja menjanjikan peluang usaha yang besar dan pemasaran produk yang lebih mudah, cepat, jangkauan tak terbatas, dan tentu saja tidak perlu mempunyai toko/tempat usaha di dunia nyata.

Masyarakat juga mulai akrab dan terbiasa dengan transaksi via internet, banyak kemudahan dari segi pembayaran, pengiriman yang bisa menjangkau daerah mana saja, dengan hanya menggunakan ponsel atau tablet yang bisa dibawa kemana saja, seseorang bisa melakukan berbagai transaksi di internet.

Nah, bagi anda yang ingin memulai atau membuka usaha toko online, dibawah ini adalah beberapa kesalahan umum yang dilakukan bagi para seller pemula yang saya kutip dari situs Volusion :

1.Terlalu serius 
Sebagian besar para seller/penjual online terlalu serius dalam mempersiapkan bisnisnya sehingga menjadi stress terhadap banyaknya hal yang perlu dipersiapkan dan malah terlihat kaku dalam menyajikan produknya dan tidak bisa mengkreasikan bisnisnya secara maksimal.. Untuk menghindari hal ini, seller seharusnya bersikap fleksibel dan santai saat memulai bisnis. Yang dibutuhkan sebenarnya adalah kreativitas dan inovasi seller.

2.Melakukan segalanya dalam waktu yang bersamaan 
Memulai bisnis menjual produk secara online dari nol memang mendatangkan beban tersendiri bagi seller dengan berbagai hal yang perlu dipersiapkan. Namun, bukan berarti seller harus melakukan segalanya secara bersamaan karena malah membuat seller kewalahan dan melewatkan hal-hal penting. Anda perlu membuat semacam kerangka rencana kerja atau urutan langkah-langkah yang harus diambil. Jika perlu, buatlah semacam action plan yang bisa menjadi panduan bagi seller untuk bekerja secara sistematis.

3. Menyepelekan hal-hal kecil 
Kebanyakan seller cenderung hanya fokus pada hal-hal besar seperti pembuatan website, pemasaran produk, dan promosi atau kampanye iklan. Inilah yang menjadi kesalahan umum karena perhatian seller terhadap detil-detil kecil tapi sebenarnya sangat penting malah terabaikan, misalnya cara pengambilan gambar/ foto dan video yang tepat dan menarik di toko onlinenya.

4. Terlalu Boros dan Konsumtif
Saat anda baru memulai usaha toko online, pasti sudah banyak kompetitor lain yang lebih besar dan sudah mempunyai banyak pelanggan. Biasanya para seller menggunakan segala macam cara untuk menandingi kompetitor tersebut.. Seller tidak segan-segan membayar mahal web designer untuk menciptakan website yang bagus dengan banyak fitur dan tampilan yang professional dan lain daripada yang lain. Sebenarnya, pembayaran sewa jasa semacam ini belum terlalu diperlukan. Sebagai langkah awal, seller bisa menggunakan blog gratisan untuk memasarkan produknya yang tidak terlalu memakan biaya terlalu banyak. Sangat penting bagi seller untuk dapat menghindari sikap konsumtif saat memulai bisnis.

5. Ingin cepat sukses dan kaya 
Transaksi dan pemasaran produk menggunakan internet memang relatif lebih cepat. Namun, bukan berarti seller akan lebih cepat pula mendapatkan keuntungan. Tidak mungkin Anda akan langsung mendapatkan penjualan yang tinggi dalam waktu hitungan hari atau minggu. Yang dibutuhkan adalah kesabaran dan keuletan seller dalam mempromosikan produknya lewat internet. Anda tentu membutuhkan waktu untuk meraih kepercayaan dari konsumen tentang pelayanan dan kualitas produk yang anda jual. Anda juga harus mengerti bahwa bisnis online adalah sebuah proses yang memakan waktu untuk dapat mencapai kesuksesan.

Source : Volusion.com

0 comments: