7 Kesalahan Umum Para Start Up Bisnis


Ben Parr seorang penulis senior di CNET mengatakan pada umumnya para entrepreneur muda memiliki banyak ide yang ada di kepala mereka, diantara para pemula bisnis itu lebih banyak yang mengalami kegagalan daripada kesuksesan, mereka terjebak pada kesalahan yang sama yang terus berulang, padahal hal ini bisa dihindari dengan mudah.

Ben Parr memaparkan 7 kesalahan umum yang dilakukan para bisnis pemula dan para entrepreneur muda berikut ini:

1. Kehilangan Fokus 
Pebisnis pemula biasanya memiliki banyak ide dan mereka pun cenderung untuk mewujudkan semua ide tersebut. Sebenarnya bagus memberikan banyak pilihan pada konsumen , tapi yang terjadi malah membuat konsumen bingung. Kesederhanaan dan fokus adalah kunci untuk membangun perusahaan yang sukses. Jangan selalu mewujudkan semua ide yang ada di kepala Anda, atau menuruti semua keinginan konsumen, yang perlu dilakukan adalah menyederhanakan semua ide dan berfokus pada satu ide saja.

2. Mengabaikan Cashflow 
Cashflow memegang peranan yang sangat penting dibandingkan dengan revenue yang diperoleh. Tugas Anda sebagai seorang entreprenuer adalah memastikan bahwa perusahaan Anda berjalan selama mungkin dengan menjaga finansial perusahaan.

3. Terlalu Terobsesi Pada Kompetitor 
Bagi start up bisnis tidak perlu terobsesi dengan kompetitor dibidang yang sama yang lebih besar dan lebih dulu ada, jika Anda terlalu mengkhawatirkan hal ini maka hasilnya adalah Anda membangun produk berbasis atas ketakutan diri Anda. Perusahaan yang besar selalu berfokus pada apa yang bisa mereka lakukan untuk konsumen mereka bukan fokus pada kompetitor mereka.

4. Tidak Diterimanya Produk 
Biasanya produk pertama yang Anda luncurkan kebanyakan akan mengalami kegagalan. Hal ini bisa terjadi dalam hitungan minggu, bulan, atau tahunan. Yang penting dari ini adalah segera mengetahui kapan hal ini terjadi dan segera mengambil aksi atau tindakan untuk menindak lanjutinya. Perusahaan besar manapu juga pasti mengalami produk yang gagal dipasaran.

5. Mengabaikan Kultur Perusahaan 
Setiap perusahaan yang baru dibangun harus segera memiliki visi dan misi dan kedua hal itu harus Anda tanamkan dalam jiwa karyawanan. Kenapa? hal ini akan membangun perusahaan ke dalam satu kekuatan dan hubungan yang dinamis baik antar karyawan dan karyawan dengan perusahaan.

6. Sudah Merasa Puas
Tidak ada perusahaan yang tahan terhadap kegagalan walau perusahaan tersebut sudah besar dan mendunia seperti Google, Yahoo, Digg dan lainnya. Jangan cukup puas dengan kesuksesan yang sudah Anda capai saat ini. Anda harus terus berkembang dengan mewujudkan ide-ide yang lain yang akan membuat perusahaan Anda semakin besar.

7. Tidak Terus Berinovasi 
Apakah perusahaan Anda terus berkembang kearah yang lebih baik? Apakah anda sudah melakukan banyak inovasi untuk mengembangkan perusahaan agar terus berkembang mengikuti tren dan kompetitor? Kita bisa melihat Facebook dari mulai diluncurkan, mereka terus mengalami perubahan disana-sini seperti munculnya Timeline Facebook. Perusahaan yang tak berkembang akan ditinggalkan konsumen, seperti Friendster yang tenggelam dan ditinggalkan penggunanya.

0 comments: