Tips Keamanan Pemegang Kartu Kredit & Kartu Debit


Bank Indonesia melalui Direktur Departemen Hubungan Masyarakat Bank Indonesia Difi Ahmad Johansyah memberikan anjuran bagi para pemegang kartu, baik kartu kredit maupun kartu debit untuk menghindari penyalahgunaan (fraud) dan pencurian data dari alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) :

Tips untuk pemegang kartu kredit: 

1. Sebaiknya telepon seluler selalu diaktifkan supaya setiap saat bisa menerima pemberitahuan transaksi dari bank penerbit. Segera berikan informasi ke bank jika ada perubahan nomor ponsel.

2. Teliti dan cek transaksi di lembar tagihan, terutama jika ada transaksi yg tidak dilakukan sendiri oleh pemegang kartu. Segera laporkan ke bank dan minta klarifikasi jika ada transaksi yang tidak sesuai.

3. Segera minta ganti kartu jika sudah diberitahu bank, bahwa kartu diblokir dan minta untuk diganti.

4. Jika transaksi sudah selesai, tegurlah kasir jika kartu kreditnya akan digesek lagi (swipe) di mesin register kasir. Karena sejak kartu kredit pakai chip, per 1 Januari 2010, transaksi hanya diproses degan chip, di-deep (dimasukkan ke mesin), dan tidak lagi swipe (gesek).

5. Biasakan bayar tagihan sebelum jatuh tempo, segera melunasi atau mengangsur agar terhindar dari bunga dan denda.


Tips untuk pemegang kartu debit : 

1. Pastikan setiap melakukan transaksi dengan menggunakan PIN.

2. Berhati-hatilah agar PIN tidak diketahui oleh pihak lain, meskipun petugas bank sekalipun.

 3. Segera hubungi bank dan minta blokir jika kartu hilang (ini juga berlaku untuk kartu kredit).

4. Segera minta untuk mengganti kartu jika bank sudah menginformasikan bahwa kartu sudah diblokir dan diminta untuk diganti.

5. Karena kartu debit juga umumnya jadi satu dengan kartu ATM, maka pastikan untuk penarikan tunai dilakukan di tempat yang nyaman. Jika ingin menarik tunai dalam jumlah besar, lebih baik dilakukan di konter bank.

6. Simpanlah setiap bukti transaksi dari kartu ATM dan debit, untuk mencocokkan dengan transaksi yang tercatat dalam buku tabungan.

7. Kode PIN merupakan pegangan pengaman bagi pemegang kartu, dan data pemegang kartu tidak dapat digunakan bertransaksi jika tanpa PIN, maka PIN, tetap harus dirahasiakan hanya dalam ingatan pemegang kartu. Secara reguler mengubah PIN dianjurkan.

8. Jika di mesin kasir ada sejumlah EDC, upayakan agar transaksinya diproses secara on us, yakni dengan menggunakan EDC dari bank yang sama dengan penerbit kartu debitnya.

9. Anda harus menegur kasir jika transaksi sudah selesai, tapi kartu debitnya di-swipe di mesin register kasir.

0 comments: