Cara Hindari Pelanggan Mangkir Bayar Saat Berbisnis


Dalam berbisnis pasti Anda akan menemui pelanggan atau klien yang memiliki masalah dengan pembayaran. Padahal sistem pembayaran transaksi bisnis sudah ditetapkan di awal perjanjian ketika bernegosiasi. Mungkin saja, ada beberapa pelanggan yang bahkan tidak mampu membayar sama sekali.

Berikut cara yang bisa Anda ambil untuk menghindari kejadian tersebut:

1. Buatlah Jadwal Pembayaran
Anda dan pelanggan harus membuat kesepakatan di awal saat memutuskan sebuah transaksi bisnis. Pada dasarnya, pelanggan pun menyukai cara tersebut, terutama untuk proyek-proyek besar sehingga mereka bisa lebih mengendalikan pembiayaan.

2. Minta Pembayaran di Muka atau DP 
Biasanya perusahaan yang baru berdiri enggan untuk meminta uang muka (down payment/DP) karena ingin terlihat baik di mata pelanggan. Padahal, dengan masalah pembayaran di muka justru akan lebih mendapatkan dukungan dari pelanggan Anda, tanpa melupakan komitmen perjanjian. Meminta DP dilakukan sebagai tanda kesepakatan atau modal Anda untuk menjalankan proyek.

3. Beri Diskon untuk DP 
Anda dapat memberikan penawaran diskon untuk menarik pelanggan supaya bersedia membayar di muka. Sebagian besar orang percaya bahwa cara ini lebih baik dibanding menuntut pembayaran di muka atau DP.

4. Lakukan Due Diligence 
Sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan kredit pelanggan Anda melalui teman yang juga mengenal pelanggan tersebut. Tak ada salahnya juga untuk mencari tahu dengan siapa saja pelanggan Anda telah bekerja atau meminta referensi yang dapat menjamin kelancaran pembayaran.

5. Percaya Pada Insting Anda 
Terkadang Anda perlu mempercayai feeling atau insting Anda untuk memperkirakan apakah pelanggan Anda mampu membayar, meski dengan nilai tidak besar. Ketika Anda meminta uang muka sebesar 50%, pelanggan harus menyadarinya karena sebuah pelaksanaan proyek pasti membutuhkan dana. Dan pola kerja sama semacam ini mendatangkan kebaikan bagi kedua belah pihak.

Source :  Inc.com

0 comments: